Tinombala Jaya Kecamatan Ongka Malino – Pada 15 Agustus 2024 desa menggelar Rembug Stunting. Rembug stunting merupakan salah satu rangkaian pramusyawarah desa untuk penyusunan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Desa tahun 2025, juga menjadi amanat Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong terhadap pemerintah desa agar memprioritaskan penggunaan dana desa tahun 2025 untuk pencegahandan penanganan stunting . Dalam Musyawarah Rembug Stunting dihadiri Camat Ongka Malino, Kepala Puskesmas yang di wakili oleh Staf Puskesmas, PLKB Ongka Malino Pendamping Desa, Pendamping PKH, Kapospol Kecamatan, Kader Kesehatan dan seluruh instansi terkait. Program ini harus dilaksanakan secara konvergen atau jangkar, terpadu, terkoordinasi oleh berbagai lintas sektor. Di samping itu, mengingat urgensi permasalahan stunting ini, Pemkab Parigi Moutong akan meninjau RKP Desa dan APBDes untuk memastikan adanya program penanganan dan pencegahan stunting. Langkah ini diambil pemerintah kabupaten dengan harapan dapat membangun kapasitas dan komitmen pemerintah daerah dalam merencanakan, mengimplementasikan, mempertahankan, dan memungkinkan intervensi yang bertujuan untuk mengurangi angka gagal tumbuh anak. Hal ini menjadi penting karena pencegahan dan penanganan stunting menjadi salah satu komitmen pencapaian pemerintah dalam Tujuan Pembangunan Berkelanjutan SDGs 2030. Penyelenggaraan rembug stunting di desa Tinombala Jaya Kecamatan Ongka Malino sekitar 70% lebih partisipannya adalah perempuan. Capaian layanan konvergensi Stunting periode Januari - Agustus 2024 mencapai 92% persen 5 layanan sudah terpenuhi. Selian itu ada Beberapa program yang diusulkan antara lain penambahan frekuensi Pemberian Makanan Tambahan (PMT), penambahan fasilitas untuk Posyandu, penyediaan air bersih, jambanisasi, dan lain sebagainya. Kegiatan Rembug Stunting ini merupakan langkah awal dalam pelaksanaan pembangunan di Tahun Anggaran 2025.